RSS

TIK dan Pembelajaran

19 Apr
ruang multimedia

ruang multimedia

System pembelajaran konfensional saat ini tidak dapat memberikan jaminan bahwa keberhasilan pembelajaran akan dapat diraih. Perkembangan jaman menuntut dunia pendidikan untuk berperan aktif dalam menyesuaikan diri. Kemajuan IPTEK, ilmu pengetahuan dan teknologi , perkembangan social kulutur, perubahan persepsi dan aspirasi selain sangat cepat berkembang, serng juga sangat fundamental, tidak mudah diikuti oleh pendidikan tradisional.

Masyarakat semakin menjadi dinamis, ilmu pengetahuan berkembang semakin cepat, teknologi semakin canggih. System pendidikan kiranya perlu ditinjau dan diserasikan lagi guna menghadapi berbagai tugas yang semakin kompleks. Guru bahkan satu-satunya sumber belajar. Karena diluar itu, masih banyak sumber belajar yan lan yang dapa diakses oleh siswa, seperti Koran, radio, televise, internet an masyarakat langsung.

Kebutuhan akan perkembangan mutu pendidikan sangatlah dinanti. Kebutuhan tersebut adalah sarana dan prasana yang membantu terlaksana pendidikan yang memadai yang berbasis pada proses dan hasil. Hasil dari proses pendidikan belum melahirkan output yang pekajaman.

Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi dan berlangsung seumur hidup, sejak masih bayi hingga ke liang lahat nanti. Salah satu pertanda bahwa seorang telah belajar sesuatu ialah adanya perubahan tingah laku dalam dirinya. Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut baik perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif) dan ketrampilan (psikomoorik) maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif)

Guru memang bukan satu-satunya sumber belajar, walaupun tugas,peranan dan fungsinya dalam proses belajar mengajar sangatlah penting. selanjutnya

Tugas Guru

Jika ditilik dari sejarah perkembangan profesi guru, tugas mengajar adalah sebenarnya adalah pelimpahan tugas dari orang tua karena tidak mampu lagi memberikan pengetahuan, ketrampilan dan skap-sikap tertentu sesuai dengn perkembangan jaman. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dan perkembangan masyarakat serta budaya pada umumnya, maka berkembanglah luas dan peranan guru , seiring dengan berkembangnya jumlah anak yang memerlukan pendidikan.

Guru dapat pula disebut sebagai instruktur suatu latihan harus diakui bahwa guru bukanlah satu-satunya sumber belajar. Jika dipakai itulah Proses Belajar Mengajar, hendaklah diartikan sebagai proses belajar dalam arti bahwa proses belajar dalam diri siswa terjadi baik karena ada yang secara langsung mengajar maupun secara tidak langsung.

Sistem yang ada pada zaman dahulu, mampu memberikan jasa besar, kini sulit mengemban beban beratny untuk masa depan, yang dahulu barangkali belum terpikirkan. Ilmu pendidikan perlu menemukan bentuk yang terkristalisasi sebagai system ang kukuh, utuh dan actual, karena persoalan yang dibebankan pada sector pendidikan adalah multidimensional.

Pentingnya Komunikasi

Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan merupakan issue penting yang perlu ditanggapi dengan penuh kecermatan baik dalam sikap maupun langkah. Teknologi memegang peranan penting dalam pendidikan. Pendidikan melibatkan manusia sebagai mahkluk social, tidak lepas dari fungsi interaksi melalui komunikasi antar sesama. Oleh karena itu pendidikan tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya komunikasi.

Dalam berbagai literatur telah mengungkapkan mengenai kegunaan Media TIK dalam proses mengajar. Secara umum TIK dapat berguna dalam:

1. memperjelas penyajian Pesan

2. Mengatasi Keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, misalnya:

a. obyek terlalu besar bisa diganti dengan realita, gambar, atau model

b. obyek kecil dapat dibantu dengan proyektor mikro, film, bingkai atau gambar

c. gerak terlalu lambat atau cepat dapat dibantu dengan timelapse atau high speed photography

d. kejadian pada masa lalu dapat diampilkanlagi lewat rekaman film dan Video

e. obyek yang terlalu kompleks (misalnya desain mesin) dapat disajikan dengan model atau diagram

f. konsep yang terlalu luas ( gunung berapi, gempa bumi, iklim dapat divisualisasikan dalam bentuk film

3. dengan menggunakan media TIK secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik dalam hal ini:

a. menimbulkan kegairahan belajar

b. memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan

c. memungkinkan anak didik belajar sendiri menurut kemampuan minatnya

4. dengan sifat yang unik pada setiap anak didik ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkn kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sma untuk siswa, maka guru akan banyak menglami kesulitan apabila semuannya harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan salah satunya TIK.

Dalam teknologi komunikasi yang penerapannya dalam bidang pendidikan banyk sekali aktivitasnya yaitu:

1. fasiitas dan media yang mengetarai transaksi dab informasi

2. metode pendidikan dimana fasilitas dan media merupakan componen integral

3. serangkaian pilihan menghendaki adanya:

a. perubahan fisik kelas

b. hubungan guru dan murid tidak langsung, artinya: bahwa ada media pelengkap untuk memberikan statu pengetahuan lebih dala menangkap mata pelajaran

c. aktivitas murid yang relatif independent dikontol oleh guru

d. tenaga pembantu guru

e. perubahan peranan dan kecakapan guru yang diperlukan

masuknya TIK dalam pendidikan mempengarhi stratei pengembangan kurikulum pola interaksi pendidikan dan lahirlah berbagai bentuk lembaga pendidikan,.

Dilihat dari segi penggunaannnya media ada tiga kecnderungan untuk penggunaan media yaitu:

1. dipakai secara masa yang melipiuti radio,televisi,

2. dipakai dalam kelakuan, baik kecil maupun besar seperti : proyektor film, overhead, kaset video, kaset suara

3. dipakai sendiri seperti komputer.

Kegunaan sistem teknologi informasi dan komputer meliputi 5 kebutuhan yaitu:

1. meningkatkan mutu belajar

2. melatih, menatar guru

3. memperluas jangkauan

4. pembangunan masyarkat

5. pendidikan dasar dan buta huruf

dalam dunia pendidikan TIK itu sedemikian penting peranannya dalam proses pendidikan dan belajar mengajar, karena efektifitasnya harus menjadi perhatian yang serius para praktisi pendidikan terutama guru. Agar proses komunikasi lebih efektif dan dengan demikian tujuan pendidikan tercapai dengan optimal. Alat komunikasi juga penting sebagai pelengkap untuk mencapai pengembangan intelktual dan kreativitas anak didik dan hanya media tersebut akan mengontrol penyajian informasi bagi anak didiknya pula dan guru juga sebagai sumber sentral agar dapat memberi suatu pengetahuan.

Yang menjadi pertanyaan, sudah siapkah pendidikan kita berhijrah dari cara konfensional menuju yang modern. Siapa yang bertanggungjawab menyediakan perangkat yang mahal tersebut. Kiranya kita tidak perlu menyalahkah mengapa pendidikan kita semakin terpuruk. Semua kembali pada kita, jika stageholders menyadari pentingnya pendidikan maju maka kekhawatiran akan bertambahnya masyarakat yang bodoh pasti akan teratasi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 April 2009 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: